Marubozu Candlestick adalah salah satu jenis candlestick pembalikan arah dengan body yang panjang yang menandakan pembalikan harga.
Dalam bahasa Jepang, “marubozu” berarti “kepala botak” alias “gundul”. Istilah tersebut mengacu pada tidak adanya sumbu (bayangan) pada candle atau lilin. Artinya, harga pembukaan atau penutupan akan sama dengan harga maksimum pada candle.
Karena tidak adanya upper dan head shadow, jenis candlestick ini bisa dikenali dengan baik.
Cara mengidentifikasi candlestick ini lumayan mudah. Hal itu sebab Marubozu punya ciri yang sangat mencolok, yakni seperti berikut:
- Marubozu yang sempurna hanya memiliki body candle berukuran panjang
- Tidak ada bayangan di kedua sisi batang. Bisa juga dikatakan tidak ada sumbu/ekor
Marubozu sempurna agak jarang terjadi pada kondisi pasar yang sebenarnya.
Lazimnya, pola Marubozu ini akan tetap menampakkan perbedaan/selisih angka di antara harga buka dengan harga tertinggi ataupun harga tutup dengan harga terendah.
Dengan demikian, akan tetap ada bayangan atau sumbu di candlestick itu.
Maka dari itu, sumbu/selisih antara harga buka/tutup dengan harga tinggi/rendah umumnya sebesar 0,01% dari ukuran candle cenderung diabaikan ketika mengidentifikasi jenis candlestick yang satu ini.
Marubozu candlestick dapat dibagi berdasarkan momentum bullish atau bearish-nya.
BULLISH MARUBOZU CANDLESTICK
Pola candlestick ini menunjukkan bullish yang ekstrem di pasar. Candlestick ini menunjukkan bahwa pembeli memegang kendali atas harga sepanjang sesi perdagangan. Dalam candlestick ini, harga terendah adalah harga pembukaan dan harga tertinggi adalah harga penutupan sesi tersebut.
BEARISH MARUBOZU CANDLESTICK
Pola candlestick ini menunjukkan tren bearish yang ekstrem di pasar. Candlestick ini menunjukkan bahwa penjual mengendalikan harga sepanjang sesi perdagangan. Dalam candlestick ini, harga tertinggi adalah harga pembukaan dan harga terendah adalah harga penutupan sesi tersebut.
Pada dasarnya, Marubozu bisa dijumpai pada seluruh grafik aset serta semua kerangka waktu.
Selain itu, candle ini juga bisa digunakan dipakai sebagai analisis teknis untuk menunjukkan bagaimana aset diperdagangkan pada hari itu.
Saat memakai grafik ini, trader umumnya akan menunggu pola konfirmasi/candle lain sebelum masuk ke pasar.
Untuk dipahami juga, Marubozu memang tidak sering terjadi dalam pergerakan grafik di pasar.
Meski begitu, jika pola ini terjadi maka hal itu lazimnya akan menunjukan kekuatan.
Saat pola Marubozu bullish terjadi, misalnya, itu artinya kondisi bull masih kuat dan menahan tekanan dari para short seller.
Oleh sebab itu, di sejumlah kasus, Marubozu bullish cenderung mengarah pada kelanjutan suatu tren naik di pasar.
Di sisi lain, Marubozu bearish lazimnya hadir untuk memberikan tanda adanya kekuatan dari bearish.
Saat hal itu terjadi, biasanya itu merupakan pertanda adanya bearish trend yang akan berlanjut.
Akan tetapi, pada dasarnya tidak ada prinsip standar terkait penggunaan jenis candle ini.
Di samping itu, ada kalanya juga pola yang satu ini bakal mengarah kepada suatu konsolidasi sebuah tren di pasar.
Salam Take Profit,
Max Hendrian Sahuleka
Sumber :
https://indodax.com/academy/marubozu-candle-dan-cara-menggunakannya/
https://tradebrains.in/30-important-candlestick-patterns/
Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memberikan informasi tambahan kepada pembaca. Selalu lakukan penelitian sendiri sebelum melakukan investasi. Semua kegiatan jual beli dan investasi aset kripto sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar